PENAJAM- Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud (AGM), Senin, (28/12) mengelar rapat koordinasi dan dialog secara langsung bersama para warga yang terdampak pasca kebakaran yang terjadi tanggal (16/10) lalu di Gang Buaya Kecamatan Penajam.
Dalam pertemuan tersebut AGM menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah bersama dengan tim lapangan relokasi bencana, tim verifikasi data korban, serta para unsur yang terkait akan melakukan pembangunan pemukiman yang layak dan modern untuk para warga terdampak termasuk dalam melakukan penataan lokasi dan tempat pemukiman yang lebih layak.
“Bersih dan nyaman yang dalam penentuan lokasinya akan dilakukan bersama sesuai dengan yang diharapkan terutama sesuai dengan tata kota dan wilayah. Pemukiman yang baru ini akan dibuat lebih modern, rapi dan indah mengingat wilayah ini berdekatan dengan pintu gerbang Kabupaten PPU, termasuk pemukiman yang akan dibuat pemerintah dan relokasi ini dapat membuka perekonomian baru dengan penataan diseputar wilayah pantai dekat gerbang,” lanjutnya.
Selain itu AGM juga menambahkan, relokasi ini diharapkan tidak jauh dari wilayah yang ada dan ini akan dilakukan rembuk bersama dengan para masyarakat dan pemerintah daerah mengingat wilayah terdampak berjumlah 82 rumah dan akan dilakukan pendataan secara akurat oleh tim penanganan relokasi sehingga proses pembangunan pemukiman yang lebih layak, sehat, modern dan dapat terlaksana dengan baik. Tentunya dengan ditunjang infrastruktur seperti taman dan rumah ibadah termasuk taman bermain untuk anak-anak sehinga semuanya tertata dengan rapi, layak dan modern sehingga masyarakat yang tinggal lebih nyaman.
Ia juga menginstruksikan, agar dalam proses pendataan jangan ada pihak mengambil haknya orang lain, dan kepada para masyarakat yang bukan haknya jangan di aku-akui , pembangunan pemukiman relokasi ini dibutuhkan kerjasama semua pihak dan duduk secara bersama-sama dalam menyelesaikan apa yang jadi tujuan saat ini dalam pembangunan pemukiman relokasi pasca bencana.
Lanjut AGM, termaksud sewa akan ditanggung pemerintah daerah selama proses pembangunan pemukiman relokasi korban bencana selesai dan semoga akhir tahun depan terselesaikan dan dapat digunakan dengan percepatan pasca bencana mengingat pembangunan relokasi pemukiman ini bagian dalam kategori penanganan khusus dan akan dilakukan sesuai aturan termasuk aturan yang harus dipenuhi dalam proses adminitrasi.
“Alhamdulilah sejumlah persoalan dan tugas pemerintah daerah terus mengoptimalkan seluruh kemapuannya termasuk telah berjalannya sejumlah program dan visi misi yang ada seperti terus dilakukannya sejumlah akses jalan dibeberapa wilayah, kebaradaan lampu penerangan, BPJS gratis, pendidikan, termasuk pemerintah daerah terus berupaya dalam perbaikan pada sektor air yang kedepan akan jadi konsentrasi,” tutur AGM. (Humas13)

