PENAJAM-Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Hamdam memimpin Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55, HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-74, serta HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-48 Tahun 2019 di Halaman Kantor Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara diikuti anggota Korpri dan para guru, di Kabupaten PPU (29/11).
Dalam sambutannya, Hamdam mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara menjadikan momentum ini untuk melakukan kilas balik dan introspeksi dan pada saatnya mampu meningkatkan kinerja, pengabdian dan darma bhakti segenap tenaga kesehatan, Guru dan anggota KORPRI secara umum kepada masyarakat, pemerintah, bangsa dan Negara Indonesia tercinta.
Ia juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada segenap tenaga kesehatan, Guru dan anggota KORPRI yang telah berdedikasi dan bersinergi melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan hingga hari ini, guna mensukseskan ke-tiga perayaan Hari Nasional tersebut di Kabupaten Penajam Paser Utara. Ia menyampaikan apresiasi kepada segenap tenaga kesehatan, Guru dan anggota KORPRI di Kabupaten PPU, karena menurut Hamdam, mereka telah menunjukkan dedikasi dan loyalitas yang tinggi dalam mengemban tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.
“Dengan momentum HKN ke-55 Tahun 2019 ini, mari kita bangkitkan dan kita tumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya pola hidup sehat melalui sebuah gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS) dengan basis keluarga,” pintanya.
Dikatakannya kehadiran peran dan fungsi pemerintah melalui aparaturnya dalam kelembagaan yang mempunyai tugas pokok dan fungsi disektor kesehatan menjadi penting dan menjadi sebuah keniscayaan, terutama melalui upaya-upaya preventif, persuasif, edukatif dan promotif. Tereduksinya fungsi tindakan kuratif dari waktu ke waktu merupakan salah satu indikator membaiknya derajat kesehatan masyarakat.
Dijelaskannya Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan juga tidak henti-hentinya menghimbau dan mensosialisasikan kepada masyarakat agar kebutuhan gizi dan kualitas makanan bagi anggota keluarga dapat terpenuhi dengan baik. Saya benar-benar berharap, kasus stunting di Kabupaten Penajam Paser Utara tidak terjadi lagi, dimasa-masa mendatang. Masyarakat Penajam Paser Utara harus zero stunting, sehat, cerdas dan kreatif, sehingga bisa bersama-sama mewujudkan visi serta cita-cita kita bersama membangun PPU yang lebih baik, lebih maju, lebih modern dan lebih religius.
“Saya minta kepada jajaran Dinas Kesehatan yang melaksanakan urusan teknis Pemerintahan di sektor kesehatan, kiranya dapat mengambil peran yang optimal dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dimaksud,” tegasnya. (Helena/humas8)
