Penajam – Launching Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diselenggarakan di Graha Pemuda Kabupaten Penajam Paser Utara hari Kamis (18/7) yang di hadiri unsur muspida vertikal, Kepala Perwakilan Ba nk Indonesia (BI) Balikpapan, Assistance Vice President Bank Mandiri Area Balikpapan, Agen Penyedia BPNT dan penerima BPNT.

BPNT ini merupakan peralihan bantuan sosial pangan bersejahtera menjadi bantuan pangan non tunai. Bantuan ini yang biasanya diberikan bantuan beras sebanyak 10 Kilogram kepada KPM per bulan. Saat ini KPM diberikan kartu keluarga sejahtera yang setiap bulannya dapat diisi sebesar Rp. 110.000 per kk. Pangan yang telah disediakan oleh Agent berupa beras dan telur.

Dalam laporan nya Plt Kepala Dinas Sosial Bagenda Ali, menyampaikan bahwa pendistribusian kartu keluarga sejatera BPNT ini sudah dimulai sejak 20 Juni 2019 dan sampai saat ini. Jumlah penerima manfaat sesuai SK Menteri Sosial No 185 tahun 2019 adalah 9565 keluarga penerima manfaat. Yang berhasil membuka rekening kolektif 9416 keluarga dan yang masih belum membuka rekening akan segera menyusul setelah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.

Pelaksanaan penyaluran kartu BPNT ini berkolaborasi dengan Bank Mandiri, Dinas Sosial, dan didampingi satgas bansos polres. Dalam hal ini Bank Mandiri melayani keluarga penerima manfaat. Bank Mandiri telah menyediakan 59 agen atau E-Warong yang tersebar di 54 desa kelurahan.

Assistance Vice President Bank Mandiri Area Balikpapan Hariyadi menegaskan bahwa Bank Mandiri diberikan kepercayaan berperan serta dalam pembangunan kemakmuran negeri untuk pengabdian BUMN. “Bank Mandiri mentargetkan 54 agen atau E-Warong, namun PPU telah melebihi dari target yang telah kami berikan”. Adapun kendala dari mesin EDC baik dari jaringan, system, dan kesiapan SDM.

Selaku perwakilan BI dalam wawancara kami, “Bantuan ini merupakan bukti nyata bahwa Pemerintah PPU mendukung dan berperan aktif dalam BPNT serta pihak perbankan bersama terlaksananya bantuan pangan ini”, ungkap Bimo.

“Kedepannya perbankan akan selalu melakukan evaluasi terhadap BPNT, penyalurannya dapat lebih efisien dan dapat melakukan verifikasi terhadap keluarga penerima manfaat untuk menjamin BPNT ini dapat tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah dan tepat administrasi”, tegas Bimo.

Dalam sambutan Wakil Bupati Hamdam menyampaikan bahwa “Pemerintah menyambut baik program BPNT ini sangat mendukung dan memberikan apresiasi. Dengan program ini akan membantu mengentaskan keluarga yang tidak mampu sehingga masyarakat luas bisa menikmati kesempatan program BPNT.

Program ini salah satu upaya untuk mengentaskan kemiskinan dan merupakan salah satu upaya memperluas gerakan non tunai. Ini juga salah satu cara untuk mengubah prilaku masyarakat dan memperkenalkan kepada masyarakat untuk bertransaksi secara non tunai. Pembelanjaan dengan cara non tunai lebih aman dan transparansi sehingga masyarakat dapat merasakan secara langsung yang tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat waktu. Masyarakat penerima manfaat ini berhak menikmati bantuan BPNT ini. (Helena/Humas11)

By admin

Kasi Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Kab. Penajam Paser Utara