Penajam, Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Hamdam didampingi Kepala Bapelitbangda Alimuddin serta sejumlah Pimpinan OPD melakukan kunjungan kerja di Desa Wonosari, Kecamatan Sepaku, Senin (29/4), kedatangan Wakil Bupati Hamdam disambut Camat Sepaku Rusman Abdul, Kepala Desa Wonosari Kasiyono dan sejumlah perangkat desa lainnya.
Seperti biasanya Wakil BUpati Hamdam dalam sambutannya menjelaskan bahwa kedatngan kepala dsaerah mengunjungi desa-desa yang utama adalah memebangun silaturrahim antara Pemerintah dengan masyarakat, antara pemrintah kabupaten daengan keacamatan dan pemerintah desa.
Selain itu juga beberapa hal menyangkut program pemerintah 5 tahun mendatang satu persatu akan dipenuhi sesuai janji ketika berkampanye dalam pencalonan Bupati dan wakil bupati beberapa waktu lalu.
Pada kesempatan yang sama Hamdam menyerahkan secara simbolis ,270 kartu BPJS dan menyusul masih sebagian besar BPJS warga Wonosari masih dalam proses pmebuatannya,” demikian pula program pemerintah daerah berkaitan dengan subsidi perlengkapan sekolah terhadap siswa TK,SD dan SMP yang baru masuk di tahun ajaran 2019-2020.
“Kami mengakui bahwa kepemimpinan pasagan AGM Hamdam yang baru menginjak usia kurang lebih 7 bulan erakhir ini sudah barang tentu masih banyak hal hal yang belum tearcapai, oleh karenanya kami mohon kepada warga Kabupaten PPU Agar bersabar, seiring perjalanan waktu Insya Allah semua program pemerintah akan terpenuhi,” ungkap Hamdam.
Ditambahkannya, mengawali perjalanan pemerinthan ada beberapa kewajiban pemrintah yang haprus dipenuhi yaitu mebayarkan hutang daerah pada pemerintahan periode lalu kepada opihak kketiga sebesar Rp 216 Miliar, nah untungnya saat memulai jabatan kepala daerah Kabupten PPU, Pasangan AGM–Hamdam laksana anak soleh yang medapatkan kucuran dana dari pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebesar Rp 100 Miliar dan adapula dana yang belum terpakai selama 5 tahun, berkat kegigihan Bupati-wakil Bupati dan sejumlah Pimpnan instansi terkait berjuang untuk itu maka kucuran dana bertambah lagi sebesar Rp 300 Miliar.
“Bagaimanapun yang namanya Hutang pemerintah yang lalu pemerintah yang sekarang harus membayar, kita tak mau cedera janji meski itu pada pemerintahan Bupati lama, jika tidak tebayarkan dengan segera maka pemeritah derah akan diancam untuk membayar bunga sebesar 20 persen yaitu Rp 40 Miliar dari Rp 216 Miliar itu,” terang Hamdam.
Lampu penerangan jalan juga tak ketinggalan sebagai bagain dari program Pemerintah yangmana secara kesaea;uruhan dari BPJS, Bantuan Pakaian seragam sekolah dan LAmpu penerangan jalam Jumlahsekitar Rp 34 Miliar, ADD yang dijanjikan sebesar Rp 300 Miliar pertahun bagi 54 Kelurahan Desa se PPU belum bisa terrealisasi namun Wakil Bupati mensinyalir ada penambahan kenaikan ADD sebasar30 Persen.
“Sebagai Kado bagi Desa Wonosari yang telah mendapatkan predikat Juara pertama lomba desa se Kaltim sehingga tahun ini juga Pemerintah Kabupaten akan membangunkan psar tradisional di desa Wonosari,” tutupnya. (Iskandar/Helena)
