PENAJAM,- Pondok pesantren adalah salah satu wadah yang sangat baik bagi anak-anak didik untuk menimba ilmu agama Islam termasuk ilmu pendidikan lainnya. Pondok pesantren juga untuk mengajar anak-anak sejak dini agar menjadi pribadi yang lebih baik sesuai agama islam.

Selain itu membangun pondok pesantren adalah merupakan perbuatan yang sangat mulia dan patut memperoleh dukungan baik dari pemerintah daerah maupun seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten PPU.

Perihal ini disampaikan Plt. Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam saat mengikuti pengajian umum dan munaqosah santri yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Tafhimul Qur’an Minhajuth Thullab, Kilometer 44, Desa Labangka Barat, Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU. Dalam pengajian umum ini Hamdam didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten PPU John Kenedy dengan menghadirkan Ustad Thoha Muntaha Abdul Mannan asal Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu, ( 26/1) malam.

“Pemerintah Kabupaten PPU memastikan akan selalu mendukung dan mensukseskan pembangunan Pondok Pesantren Tafhimul Qur’an Minhajuth Thullab ini agar menjadi lebih maju lagi kedepannya, “ kata Hamdam pada kesempatan ini.

Orang nomor satu di Kabupaten PPU itu mengatakan bahwa dirinya memang baru ditetapkan menjadi pelaksana tugas Bupati PPU. Namun Hamdam berjanji akan terus berupaya untuk melakukan perbaikan-perbaikan dalam berbagai bidang pembanguna yang ada, agar PPU lebih baik lagi kedepannya.

“ Kita akui bahwa keuangan daerah saat ini memang sedang tidak baik-baik saja. Banyak kewajiban daerah yang masih harus kami penuhi seperti gaji guru PAUD, insentif pegawai, gaji THL dan sebagainya. Namun kami optimis dan terus berupaya yang terbaik, semoga di tahun depan semua sudah dapat berjalan normal kembali, “ beber Hamdam.

Sementara itu dalam tausiyahnya Ustad Thoha Muntaha Abdul Mannan asal Banyuwagi ini banyak membahas tentang pentingnya kesehatan manusia. Untuk mewujudkan hal itu, Islam punya cara yang jauh lebih dahulu telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW kepada umatnya.

Salah satu contoh kata Ustad Thoha, bahwa agama Islam telah memiliki protokol kesehatan yang syar’i dan sangat luar biasa untuk terhindar dari virus corona, yaitu dengan melakukan wudhu sebelum melaksanakan sholat.

“Sesungguhnya Islam itu telah mewariskan sejak 1400 tahun lalu bagaimana protokol kesehatan secara syar’i yang diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada umatnya dan ini tertulis dalam Al Quran , “ kata Ustad Thoha Muntaha.

Terpisah Ketua Pesantren Tafhimul Qur’an Minhajuth Thullab, Khoirudin mengatakan bahwap pondok pesantren tersebut mulai dibangun sejak 2016 lalu. Namun baru mulai aktif pada 2019 setelah didatangkannya kiai dari luar PPU.

“ Tahun ini kami mulai membuka untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) secara bertahap. Tadi pagi, Rabu, (26/1) baru kami lakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung ini sebanyak dua kelas. Kedepan kami berharap pembangunan pesantren ini akan lebih maju lagi di Kabupaten PPU, “ harapnya. (Humas6)

By admin

Kasi Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Kab. Penajam Paser Utara