Penajam, Camat Babulu Margono Hadisusanto mewakili Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Abdul Gafur Mas’ud Membuka Kejuaraan Sepakbola Liga Desa Nusantara Seri Kabupaten PPU 2019, memperebutkan Piala Bupati PPU.
Ketua Pelaksana Abdul Zais melaporkan, Kejuaraan tersebut diikuti 10 tim sepak bola dengan 200 pemain didampingi 60 officiel dan pelatih, ke 10 tim sepakbola tersebut adalah masing-masing; Desa Api-api, Desa Girimukti, Desa Labangka, Desa Sesulu, Desa Babulu Darat, Desa Giripurwa, Desa Bangun Mulya, Desa Bukit, Subur, Desa Rawa Mulya, dan Desa Labangka Barat.
Pertandingan di mulai Kamis 1 Agustus, 2019, di Lapangan Desa Babulu Darat, sebagai pertandingan perdana kesebelasan Desa Sesulu berhadapan dengan Kesebelasan Tuan Rumah Desa Babulu Darat dengan skor 2-0 untuk kemenangan Kesebelasan Desa Babulu Darat, memulai pertandingan ditandai dengan tendangan bola kearah pemain oleh Camat Babulu Margono Hadisusanto didampingi Ketua PSSI Kabupaten PPU Alimuddin beserta Unsur Muspika Babulu.
Camat Babulu dalam sambutannya mengatakan Kejuaraan Liga Desa Nusantara Seri Kabupaten Penajam Paser Utara di Kecamatan Babulu ini merupakan bagian dari ajang mencari bibit terbaik, karena menurut Camat sepak bola merupakan sarna untuk meningkatkan prestasi.
“Tentusaja jika kita berbicara prestasi maka sepak bola merupakan cabang olahraga yang dipaforitkan bagi anak-anak muda saat ini, dihadapan kita diantaranya sudah ada yang pernah menunjukkan prestasinya di berbagai even bahkan dikancah nasional kemudian disinilah kembali prestasi itu mulai diraih,” ungkapnya.
Margono berharap kepada seluruh peserta untuk mengikuti kompetisi dengan penuh semangat dengan menunjukkan permainan yang terbaik, karena tahun lalu ia menyebut tim yang dimliki saat ini dinilainya masih belum mampu untuk menunjukkan yang terbaik untuk mewakili daerah ini di kancah liga tingkat nasional.
“Saya sangat berharap dan yakin untuk kedepannya kita akan mampu menembus hingga ke level Liga Desa Se Nusantara tingkat nasional, di tahun ini kita tunggu hasilnya semoga kerja keras para pemain dan semangat yang tinggi para officiel pelatih serta pendamping bisa memenuhi harapan kita bersama,” harapnya.
Selain sarana prestasi lanjut dia, sepakbola juga tentu saja sebagai perwujudan sportifitas dengan demikian iapun berharap selain tujuan prestasi kegiatan liga desa ini bisa dimanfaatkan sebagaimana mestinya dan juga sebagai sarana untuk berlatih, sarana untuk meningkatkan nilainilai sportifitas.
“Yang kita harapkan bukan saja hasil pertandingan yang berkualitas namun even ini merupakan proses untuk berkompetisi, berjuang menjadi yang terbaik, sarana bagi untuk berlatih, menerapkan nilai-nilai disiplin, sportifitas, saling menghargai dan tentu saja tujuannya adala menjalin persahabatan” ujarnya (Helena/humas8)
