PENAJAM – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, memimpin Apel Bersama dalam rangka peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 yang digelar di lapangan upacara depan Kantor Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kamis (15/1/2026).
Apel tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten PPU, para Asisten dan Staf Ahli, unsur pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, Lurah, Kepala Desa se-Kabupaten Penajam Paser Utara, serta undangan lainnya.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Abdul Waris Muin menegaskan bahwa peringatan Hari Desa Nasional merupakan momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional.
“Pembangunan bangsa harus dimulai dari desa. Desa yang maju dan mandiri akan menjadi kekuatan besar dalam menyukseskan program nasional serta menopang terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ujar Abdul Waris Muin.
Ia mengungkapkan bahwa pembangunan desa di Kabupaten Penajam Paser Utara menunjukkan capaian yang sangat menggembirakan. Dari total 30 desa yang ada, sebanyak 22 desa telah berstatus Mandiri dan 8 desa berstatus Maju. Capaian tersebut menjadi indikator kuat menuju terwujudnya Kabupaten Mandiri.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras pemerintah desa yang didukung partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai wilayah strategis penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Desa-desa di PPU merupakan garda terdepan pembangunan. Kekuatan desa akan sangat menentukan keberhasilan pembangunan daerah maupun nasional, khususnya dalam mendukung pembangunan IKN,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menekankan empat fokus utama yang harus menjadi perhatian seluruh pemerintah desa. Pertama, dukungan penuh terhadap program prioritas nasional, seperti Program Makan Bergizi Gratis dan percepatan penurunan stunting. Kedua, penguatan ekonomi desa melalui optimalisasi Koperasi Desa Merah Putih. Ketiga, peningkatan sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan. Keempat, perbaikan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan profesional.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten PPU, Tita Deritayati, menjelaskan bahwa Hari Desa Nasional telah ditetapkan sejak tahun 2024 dan diperingati setiap tanggal 15 Januari. Tahun 2026 ini, peringatan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia berdasarkan arahan Kementerian Dalam Negeri.
“Di Kabupaten Penajam Paser Utara, peringatan Hari Desa Nasional dirangkaikan dengan berbagai kegiatan, antara lain jalan sehat, pelayanan kesehatan gratis, donor darah, coaching clinic Koperasi Desa Merah Putih, serta pameran produk unggulan desa, dengan puncak kegiatan berupa apel bersama hari ini,” jelas Tita.
Ia berharap, melalui peringatan Hari Desa Nasional, desa-desa di Kabupaten Penajam Paser Utara semakin terdorong untuk berinovasi, mandiri secara ekonomi, serta mampu mengelola potensi desa secara berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Wan/*DiskominfoPPU)
