PENAJAM-Salah satu upaya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat melalui peningkatan  pendapatan dan kesempatan kerja, maka usaha Kelautan dan Perikanan merupakan alternatif  dalam  menjawab  permasalahan  tingginya  tingkatpengangguran.

Demikian yang disampaikan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Abdul Gafur Mas’ud (AGM) pada acara Serah Terima Simbolis oleh Pemerintah Kabupaten PPU, bantuan kepada masyarakat dan bentuan asuransi nelayan, Tahun Anggaran 2019 di Aula lantai 1 Kantor Bupati, Senin (10/12).

“Usaha  Kelautan dan Perikanan  yang  meliputi penangkapan,  pembudidayaan,  pengolahan  dan  pemasaran ikan merupakan salah satu upaya peningkatan pendapatan nelayan dan kita  ketahui pula bahwa usaha Kelautan  dan  Perikanan  yang  meliputi penangkapan,  pembudidayaan,  pengolahan  dan  pemasaran  ikan merupakan  upaya  meningkatkan  taraf hidup  rakyat  melalui  peningkatan  pendapatan  dan  kesempatan kerja.

Dengan demikian lanjuta AGM, usaha Kelautan dan Perikanan merupakan alternative dalam  menjawab permasalahan tingginya tingkat pengangguran, sebagaimana diketahui bersama, kondisi geografis Penajam Paser Utara sebagian besar berada di daerah pesisir laut, sehingga potensi sumber daya perikanan yang ada di wilayah PPU menjadi cukup besar, selain itu, besarnya jumlah warga masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan, baik itu nelayan tangkap maupun nelayan pembudidaya ikan tambak semakin mendukung peningkatan potensi perikanan yang ada di wilayah ini.

Melihat besarnya potensi perikanan tersebut kata dia, pemerintah daerah sebagai fasilitator dan regulator yang mendorong terwujudnya pemanfaatan sumberdaya perikanan di kabupaten PPU, tentunya juga melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraaan masyarakat yang menjalankan usaha kelautan dan perikanan, salah satunya dengan memberikan bantuan sarana dan prasarana kelautan dan perikanan bagi para nelayan, seperti yang akan pemerintah serahkan tersebut.

Perlu diketahui, selain bantuan sarana dan prasarana kelautan dan perikanan ini, pemerintah juga memberikan Kartu Pelaku Usaha Perikanan (KUSUKA) kepada para nelayan. KUSUKA ini merupakan kartu identitas pelaku profesi usaha yang dapat dijadikan sebagai basis data untuk membantu memudahkan perlindungan, pemberdayaan, pelayanan, dan pembinaan kepada pelaku usaha di bidang Kelautan dan Perikanan. Selain itu, kartu ini juga dapat dijadikan sarana untuk melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program-program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Pada kesempatan tersebut, juga diserahkan Bantuan Premi Asuransi Nelayan (BPAN) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI yang akan dilaksanakan oleh PT. Jasindo (Persero) untuk para nelayan tradisional yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara. Bantuan Premi Asuransi Nelayan diharapkan mampu memberikan perlindungan bagi setiap individu nelayan dalam rangka keberlangsungan kegiatan usaha penangkapan ikan.

“Tentunya sebagai kepala daerah saya menyambut baik atas pelaksanaan kegiatan penyerahan bantuan ini dapat dijadikan stimulan dalam meningkatkan produktivitas hasil tangkapan ikan bagi para nelayan. Saya berharap bantuan ini dapat meningkatkan kesejahteraan para petani nelayan yang tentunya akan berpengaruh pada meningkatnya perekonomian daerah kita secara umum, Saya berpesan kepada para nelayan, tolong bantuan yang telah diberikan oleh pemerintah ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan sebaik-baiknya, Selanjutnya kepada kelompok perikanan yang belum mendapatkan bantuan, kiranya dapat bersabar karena nanti ada waktunya untuk mendapatkan giliran bantuan ditahap selanjutnya dengan menyesuaikan kemampuan anggaran yang ada didaerah,” tutup AGM. (humas8/Helena)

By admin

Kasi Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Kab. Penajam Paser Utara