Jakarta, Bupati penajam paser Utara (ppu) Kamis (25/7) bersama dengan gubernur dan Bupati/Walikota se Indonesia menghadiri acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pengendalian inflasi di Jakarta. Rakor tersebut diselenggarakan Bank Indonesia (BI) bekerjasama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Dalam Negeri. Acara ini diselenggarakan di Hotel Grand Sahid Jakarta dan dibuka oleh wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla.
Bupati ppu Abdul Gafur Mas’ud selepas mengikuti Rakornas menjelaskan bahwa sinergi yang kuat antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dengan Bank Indonesia dengan berbagai inovasi dan program pengendalian inflasi merupakan kunci sukses didalam menjaga inflasi yang rendah dan sinergi itulah yg menjadi kunci kenapa inflasi kita sejak tahun 2015 sampai dengan hari ini berhasil dikendalikan pada tingkat yang sangat rendah yaitu sebesar 3%.
“Inflasi juga merupakan indikator penting suatu negara atau daerah, maju atau tidaknya” jelasnya.
Untuk PPU Bupati memaparkan bahwa perkembangan dan pertumbuhan ekonomi di PPU triger nya itu pembangunan jembatan tol Teluk Balikpapan. Dari itu kegiatan-kegiatan perekonomian lain diluar dari sektor-sektor yang ada didalam akan bergerak dengan sendirinya karena itu akan membuka ruang ruang di PPU yang belum dipenuhi dengan industri-industri yang ada di dalamnya. Pemerintah juga akan meningkatkan dari sektor pertanian perkebunan, seluruh apa yang bisa kita kembangkan akan kita tingkatkan tentunya ini juga akan menjadi kesinambungan ketika PPU dan Balikpapan terhubung.
“Kita mengetahui jembatan tol Teluk Balikpapan masuk tahapan proyeksi lelang, berarti setelah pelelangan itu dalam jangka 4 tahun Insya Allah akan terhubung jalur itu akan menjadi suatu tiang pondasi ekonomi di Kabupaten PPU dalam peningkatan ekonomi perkapita. Kita tahu PPU adalah Kabupaten penghasil pertanian, perkebunan padi, sawit, karet dll. Untuk sawit akan dibuat satu pintu pelabuhan satu pintu. Hasil sawit PPU yang keluar harus melalui pelabuhan PPU, untuk menekan inflasi, menambah pendapatan dan lapangan kerja akan terbuka.
“Dan kedepan saya akan mengeluarkan kebijakan dan perbup, seluruh pejabat/ASN PPU harapan kedepannya wajib tinggal di PPU, kenapa supaya ekonomi Kab. PPU dalam hal transaksi jual beli bisa meningkat karena selama ini banyak yang belanja ke Balikpapan karena seperti itu tidak ada payung hukumnya yang menaungi kalau bukan orang ppu sendiri yang bertindak untuk meningkatkan ekonomi maka ppu tidak akan pernah meningkat.” Harap Bupati. (Helena/Agusmani)
