PENAJAM – Guru mengemban tugas yang sangat berat dan strategis dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang cerdas, unggul, berkualitas hingga bertakwa. Bahkan guru salah satu faktor utama penentu proses pendidikan dan pembelajaran, bisa di ibaratkan seperti “tidak ada guru, tidak ada pendidikan. Demikian disampaikan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Ir H Surodal, saat memberikan sambutan pada Konferensi Kabupaten Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tahun 2020, di Aula lantai 1 Kantor Bupati, Senin (28/12/2020).
Dalam sambutan Surodal mengatakan, organisasi PGRI merupakan mitra Pemerintah dalam meningkatkan pembangunan khususnya pendidikan, karenanya haruslah selalu berbenah serta berkembang untuk menjawab perkembangan zaman. Kiranya Konferensi PGRI yang dilaksanakan dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang membawa ke arah kebaikan bersama, baik dalam bidang kepengurusan organisasi, program kerja organisasi, maupun hal-hal lainnya.
“Atas nama Pemerintah Daerah, saya menyambut baik terlaksananya Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia Kabupaten Penajam Paser Utara ini. Dengan Konferensi ini, semoga PGRI dapat meningkatkan kontribusinya bagi pembangunan di dunia pendidikan Kabupaten PPU ini,” ungkapnya.
Lalu tambahnya, Ia yakin melalui kepengurusan yang baru dihasilkan dari Konferensi PGRI Kabupaten PPU ini akan mampu memberikan semangat baru, yang selanjutnya melahirkan pemimpin baru yang akhirnya nanti akan membawa organisasi PGRI ke puncak kejayaan.
“Harapan saya, semoga konferensi yang digelar berjalan sukses dan saya tekankan kepada seluruh peserta konferensi, bahwa keputusan hasil konferensi merupakan keputusan bersama, sehingga menjadi kewajiban bersama untuk mentaati, mengamankan dan menjalankan keputusan tersebut,” tegasnya
Ketua PGRI PPU Suhardi juga menambahkan, PGRI adalah wadah untuk menampung aspirasi dan perjuangan untuk keprofesionalan guru. PGRI PPU telah melaksanakan konferensi untuk menyingkronkan kegiatan. Perjuangan PGRI salah satunya adalah peningkatan kesejahteraan guru honor sehingga dalam waktu yang begitu singkat telah dipenuhi oleh Bupati PPU, dan ini menjadi momen yang sangat penting dan dikemudian hari juga ternyata menimbulkan dampak positif kepada tenaga honor lainnya.
“Kami sampaikan terima kasih kepada kepala daerah yang telah merespons hal ini meski usulan kami hanya bagi tenaga guru honor, dan ternyata pengaruhnya berdampak pada tenaga honor lainnya diluar guru, tentu saja itu diluar tanggungjawab kami secara penuh, namun ini menurut kami adalah sebuah hikmah dari perjuangan PGRI,” ungkap Suhardi.
Dikatakannya PGRI juga berkiprah untuk melaksanakan dan mengkordinasikan program-program PGRI ke jenjang perguruan tinggi serta ke organisasi-organisasi lain. Ketua PGRI PPU ini berharap Organisasi PGRI PPU tetap mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah dan Legislatif.
”Kepada bapak Asisten kami bermohon agar memfasilitasi kami baik Pengurus PGRI Provinsi maupun Pengurus PGRI Kabupaten PPU untuk sowan ke Bupati untuk menyampaikan beberapa program berkenaan PPU akan menjadi Ibukota Negara (IKN). Dengan PPU menjadi IKN maka pasti Pengurus Besar PGRI juga akan berpindah ke Kabupaten PPU, serta Pengurus PGRI Provinsi Kaltim akan pindah ke PPU demikian pula kampus PGRI. Dan kami akan menghidupkan kembali Lembaga Pendidikan PGRI, program ini harus kita dukung agar perjuangan PGRI betul-betul dapat dirasakan oleh seluruh anggotanya,” tutup Suhardi (humas8/DiskominfoPPU)

By admin

Kasi Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Kab. Penajam Paser Utara