WAHDIAT AL-GAZALI PIMPIN PERUSDA BENUO TAKA 2017-2021

Penajam, Wahdiat Al-Ghazali, SH Resmi dilantik oleh Bupati Penajam Paser Utara Drs. H. Yusran Aspar, M.Si sebagai Direktur Utama Perusahaan Daerah (Perusda) Benuo Taka periode 2017 – 2021 berdasarkan Surat Keputusan Bupati Penajam Paser Utara Nomor: 539/289/2017 Tentang Pengangkatan Direktur Utama Perusahaan Daerah Benuo Taka Kabupaten Penajam Paser Utara Tahun 2017 – 2021, Kamis (7/9) di Aula Lantai 3 Kantor Bupati.

 

Dalam sambutannya Bupati Yusran Aspar mengatakan bahwa Perusda Benuo Taka harus diperkuat terus kedepannya, oleh karena itu assessment Dirut Perusda Benuo Taka ini dilaksanakan. Sumber Daya Manusia yang handal sangat diperlukan.

“Kedepan Kita akan menerima PI dari Pemerintah Pusat dari sektor Migas. Kepada Badan Pengawas saya berpesan, mereka yang sudah ikut assestmen agar bisa di rekrut. Paling tidak ditawarkan untuk bergabung dengan Perusda Benuo Taka”.

 

Dengan telah dilantiknya Dirut Perusda Benuo Taka yang baru, Bupati berharap agar kedepan bisa untuk terus berinovasi.

“dalam benak saya, kalau Perusda ini canggih, bisa saja kita kedepan minta kuota mengisi minyak di Lawe-Lawe. Kita membuka ladang usaha suplai minyak ke Pertamina”.

 

Bupati juga menyampaikan bahwa persoalan-persoalan jangka pendek yang harus segera diselesaikan oleh Peruda adalah persoalan Benuo Taka Waylawe. Berdasarkan perjanjian sudah harus exploitasi baru. Sertifikasi nilai migas tinggal diambil, namun oleh keterbatasan anggaran, sertifikasi ini belum dapat diambil. Inilah yang harus menjadi tugas Dirut Perusda yang baru.

“kalau kita punya dana, kita bisa explore lagi sumber Waylawe karena potensinya masih banyak. Jadi tugas Direktur yang baru adalah menyelesaikan persoalan ini” harap Bupati.

 

Bupati juga berharap agar Perusda bisa menggantikan posisi Pendapatan Asli Daerah Kab. PPU dan posisi Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam dari kegiatan Perusda.

“Mudah-mudahan Perusda kedepan akan lebih banyak lagi kiprahnya didalam mengelola sumber-sumber ekonomi kita dan bisa meningkatkan PAD kita. Semua bisa kita lakukan jika semua SDM ini mampu bergerak dan bergerak” ungkap Bupati.

 

Bupati menambahkan, bahwa Perusda ini diam-diam memiliki aset-aset yang luar biasa dengan jumlah ratusan milyaran rupiah.

“Cobalah untuk dirancang dari sekarang sedemikian rupa agar bisa menjadi nilai tambah untuk menghidupkan Perusda kita. Harapan saya kepada Dirut yang baru, mulailah berpihak kepada Perusda, karena perusda adalah tangan kanan untuk menggali sumber potensi pendapatan asli daerah.” Pungkas Bupati.

 

Sementara itu, Wahdiat Al-Ghazali bahwa langkah awal yang akan dilakukan adalah menginventarisir program dari Bupati dan Ketua DPRD terhadap Perusda. Setelah itu akan menginventarisir bisnis-bisnis apa yang potensial akan dikembangkan.

 

Menurutnya, Perusda Benuo Taka dibandingkan dengan Perusda-Perusda yang ada di Indonesia, Perusda Benuo Taka adalah Perusda unggulan karena memiliki Blok Migas Waylawe, mendapatkan PI dari Blok Easkal, dan PI dari Blok Wyne.

“Banyak sekali usaha-usaha yang dicanangkan oleh Pemerintah, terutama oleh Bapak Bupati. Bisnis-bisnis plan yang cukup strategis dan related dengan bisnis plan bidang oil dan gas. Misalnya, pit Stock untuk kita beli minyak dan Pertamina membeli minyak dari kita”. Jelas Wahdiat.

 

Wahdiat juga mengungkapkan bahwa yang paling penting realtionship dengan berbagai stake holder khususnya dengan Pemerintahan eksekutif dan Legislatif tetap harus dilakukan.

“Kita tidak berani berjalan sendiri-sendiri. Masukan dari berbagai stake holder sangat diperlukan, misalnya dari Tokoh Masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat, Organisasi Kemasyarakat. “ tutup Wahdiat. (Helena)