Wabup Buka Pelatihan Jurnalistik Medsos

PENAJAM  –  Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Hamdam membuka Pendidikan dan Latihan (Diklat) Jurnalistik tentang media sosial, yang digelar di SMA Negeri 8, Kilometer 09 Nipahnipah, Kabupaten PPU, Senin (10/12).

 

Diklat ini dihadiri puluhan peserta yang merupakan siswa-siswi dari SMAN 1 Penajam, SMAN 5, serta SMAN 8 PPU. Selain menghadirkan pembicara dari wartawan lokal, pelaksana kegiatan juga menghadirkan pemateri  dari Kejaksaan Negeri, Polres, dan Kodim 0913 PPU.

 

Di sela-sela kegiatan ini Wakil Bupati Hamdam mengatakan, Pemkab PPU sangat mengapresiasi gagasan brilian berupa penyelenggaraan diklat tersebut yang merupakan gagasan dari rekan-rekan media massa yang tergabung di komunitas Ikatan Jurnalistik Benuo Taka. Dengan maraknya korban pengguna medsos saat ini, diharapkan media massa mampu berinisisi untuk memulai dengan memberikan pencerahan kepada siswa-siswi yang merupakan pengguna terbesar medsos saat ini.

“Kami sampaikan ucapan terimakasih sebesar-besarnya kepada seluruh rekan-rekan media yang telah menggagas kegiatan ini di PPU,” kata Hamdam.

 

Hamdam menjelaskan, kegiatan yang digelar oleh IJBT tersebut merupakan hal yang sangat luar biasa, karena memberikan pengetahuan mengenai dunia kewartawanan dan bagaimana menggunakan media sosial yang bijak agar terhindar dari berita hoax (bohong).

 

Apalagi menurut survei, lanjutnya, sebagian besar pengguna medsos merupakan pelajar. Ia mengatakan saat ini dunia digital sangat luar biasa mengalami kemajuan, karena siapa yang menguasai digital maka akan lebih maju.

“Karena itu, di era modern saat ini jangan sampai kita ketinggalan pengetahuan media sosial. Begitu juga dengan PPU mengarah ke teknologi digital, apalagi visi kita kan kabupaten maju, modern dan religius. Modern salah satunya harus menguasai teknologi informasi, ” jelasnya.

 

Bukan hanya itu, Hamdam berharap agar para pelajar di PPU bisa lebih bijaksana dalam bermedsos dan menyampaikan hal yang positif. Karena seperti diketahui juga, menurut data  bahwa  pelajar setara menengah atas merupakan pengguna medsos terbesar saat ini.

“Gunakanlah medsos dengan sebaik-baiknya dengan perihal-perihal yang positif dan memberikan pelajaran yang baik bagi pengguna,” tutupnya.

 

Sementara itu, pembicara dari Polres PPU, Ipda Muhammad Ridho menyampaikan, bahwa haruslah bijak dalam menggunakan medsos. Jangan sampai melalui medsos hanya untuk menyebarkan berita bohong atau hoax.

“Gunakanlah medsos dengan bijak dan benar, jangan sampai melalui medsos hanya untuk menyebarkan berita bohong atau hoax,” jelasnya.

 

Kegiatan ini rencana berlangsung sampai beberapa hari ke depan dengan melibatkan para pelajar dari Waru, Babulu, dan Sepaku yang dimulai dari SMAN 8. (Helena)