Stok Beras 2018 Aman

Penajam – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Surito Widarie menegaskan cadangan beras untuk tahun 2018 mencukupi. Hal tersebut diutarakan Surito, Rabu, (29/11/2017).

 

Dikatakan Surito, terkait cadangan pangan masyarakat dan pemerintah berupa beras berdasarkan perhitungan statistik terakhir, bahwa produksi lokal hingga saat ini sudah mencapai 34 ribu ton melebihi kebutuhan masyarakat.

“Kebutuhan konsumsi penduduk hanya sekitar 17 ribu ton, sementara cadangan beras kita lebih daripada itu” ujarnya.

 

Dijelaskannya, untuk cadangan beras di PPU tahun 2018 mendatang menurutnya sangat surplus, pasalnya ditahun 2017 saja  beras di PPU sudah surplus sekitar 24 ribu ton. Sehingga dirinya berpendapat walaupun PPU tidak memproduksi beras di tahun 2018 nanti, kebutuhan beras di PPU tetap akan tercukupi.

“Kita juga masih ada beras impor yang masuk dari pulau Jawa dan Sulawesi  sekitar 1.000 ton dan ini untuk menambah cadangan kita di PPU,” jelasnya.

 

Lanjut Surito, beras yang di produksi di PPU ini selain menjadi konsumsi warga PPU, juga menjadi konsumsi daerah tetangga seperti Kabupaten Paser dan Kota Balikpapan dan selebihnya mengalir ke Kalimantan Selatan. Sehingga, walaupun beras tersebut merupakan perdagangan bebas yang tidak diawasi, namun dirinya fokus terhadap pengendalian harga yang masih mengacu pada Harga Pangan Pemerintah (HPP).

“Jenis beras medium kisaran Rp. 8.500,- hingga Rp. 10.000,- per kilogram. Sedangkan beras jenis premium dengan memiliki ciri kemasan yang berbeda dan merk yang lebih bagus serta patahannya diatas 0,8 persen sehingga harganya juga lebih tinggi dari beras medium,” pungkasnya. (Helena)