Sekda Terima Aksi Damai Pernyataan Sikap Aliansi Pemuda PPU

Penajam, Sejumlah Masyarakat Penajam Paser Utara yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda Penajam Paser Utara (PPU) melakukan aksi damai Deklarasi Pernyataan Sikap Pemilu 2019 di halaman Kantor Bupati PPU, Selasa (28/8).

 

Ketua Aliansi Pemuda PPU, Setiawan mengatakan bahwa aksi damai tersebut merupakan pernyataan sikap dari keprihatin mereka melihat berbagai macam perdebatan dimasyarakat tentang pemilihan presiden, baik di kehidupan nyata maupun di dunia maya/media sosial.

“Pemilu 2019 yang kita lihat sampai saat ini nampaknya sudah seperti mau perang Baddar. Provokasi sudah merajela disana sini. Masing-masing pihak merasa paling benar. Maka dari itu, jargon kami hari ini adalah “Yang waras jangan mengalah”. Karena banyak saat ini orang waras (pemahaman politiknya cerdas) memilih diam dan apatis. Sehingga kami menyuarakan ini, kita berupaya agar konflik¬† yang terjadi di daerah lain tidak terjadi di PPU. PPU sudah damai dan kondusif. Kita mendorong agar aparat keamanan untuk jeli menerima berbagai bentuk ijin kegiatan.” jelas Setiawan.

 

Setelah melakukan orasi beberapa saat, peserta aksi kemudian di temui oleh Sekretaris Daerah Kab. PPU, Bapak Drs. H. Tohar, MM. Dalam sambutan lepasnya, Tohar menyatakan apresiasi setinggi-tingginya atas deklarasi damai ini.

“Aspirasi yang disampaikan pada hari ini merupakan juga aspirasi seluruh kelompok elemen masyarakat PPU yang lain, yang pada saatnya menjadi kesadaran politik. Tidak memandang siapa dia.¬† Siapa pun dia, dimanapun dia mau kemana dia, sepanjang ingin yang mencabik-cabik kondisi daerah kita yang sudah kondusif, mari kita bertindak tegas, siapapun dia. Hal ini sudah menjadi tanggung jawab moral kita bersama.” tegas Tohar.

 

Tohar juga mengatakan bahwa Kita sebagai bagian komponen Masyarakat, bersama Pemerintah, disini ada Kepolisian, disini ada Teroterial Kodim, juga dengan kelompok-kelompok kekuatan yang lain, kita mempunyai tanggungjawab yang sama terhadap kondusifitas daerah.

“Sikap ini sikap NKRI harga mati. Setuju? hal ini menjadi tanggungjawab moral kita bersama seluruh komponen kekuatan Masyarakat. Siapapun dia, apapun dia ketika akan mencabik-cabik kondisi daerah, kondisi Negara kita yang sudah aman ini, menjadi tanggung jawab moral kita bersama untuk menjaga daerah kita ini. Atasnama Pimpinan Daerah dan Pemerintah Kabupaten PPU, saya menerima aspirasi yang dibawakan dan disuarakan pada harini, semoga didengar oleh seluruh komponen Masyarakat Kabupaten PPU.” pungkasnya.

 

Sebelum melaksanakan orasi di Halaman Kantor Bupati, peserta pun telah melakukan orasi di kawasan Gerbang Madani dan menyerahkan pernyataan sikap mereka kepada Polres PPU yang diterima oleh Wakapolres Nina Ike kemudian melakukan long march dari Polres PPU menunju Kantor Bupati dan dikawal oleh Polres PPU.

Adapun Penyataan Sikap Aliansi Pemuda Penajam Paser Utara adalah sebagai berikut :

  1. mendesak semua pihak untuk melakukan politik damai, tidak membawa isu SARA, Intimidasi dan Politik Uang yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan;
  2. menyerukan kepada semua elemen masyarakat untuk tidak terpancing dengan berbagai provokasi yang disampaikan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab dan tetap menjaga kerukunan meskipun berbeda pilihan politik;
  3. menyerukan kepada para elite politik untuk tidak memperkeruh suasana menjelang pemilu 2019;
  4. menghimbau kepada seluruh partai politik agar dalam berdemokrasi agar tidak menciderai nilai-nilai Pancasila;
  5. mendesak aparat keamanan untuk menolak ijin kegiatan apapun yang sarat akan pesan provokatif pada Pemilu 2019 yang berpotensi menciptakan konflik horizontal;

(Helena Lin Legi)