Pengurus Cabang PERBAKIN PPU di Kukuhkan

Penajam, Pengurus Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Penajam Paser Utara Periode 2017-2021 akhirnya di kukuhkan. Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Harian Perbakin Provinsi Kalimantan Timur Roy Irwan, di Aula Lantai 3 Kantor Bupati, Kamis (28/12).

Ketua Panitia Sardi S.Sos dalam laporannya menyampaikan pengurus Perbakin terdiri beberapa elemen yaitu unsur TNI, Polri, ASN serta unsur masyarakat.

“Semua bergabung dalam Cabang Olahraga Perbakin dengan tujuan menjaga keutuhan NKRI.” Jelas Sardi.

Sardi juga menyampaikan bahwa setelah kegiatan ini, yaitu tanggal (6/1/2018) mendatang akan diadakan latihan bersama menembak di Kompi C Petung bersama seluruh pengurus dan tamu undangan.

Ketua Umum Perbakin PPU Ervan Mas Banjar dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan rangkaian kegiatan pada hari ini, khususnya kepada Pemerintah Daerah Kab. PPU dan Komite Olahraga Nasional (KONI) Kab. PPU sebagai wadah bernaung.

“Perbakin telah mengikuti beberapa even diluar daerah, termasuk pra pekan olahraga provinsi (porprov) Kaltim. Dan Alhamdulillah atlit menembak kita ada yang lolos masuk porprov” ungkap ervan.

Ervan berharap, agar pemda PPU berkenan mengalokasikan anggaran untuk pembinaan atlit-atlit menembak yang tergabung dalam Perbakin.

Ditempat yang sama, Roy Irwan dalam sambutannya mengatakan bahwa pelantikan pengurus Perbakin PPU ini telah melalui proses dan mekanisme yang berlaku agar seluruh pengurus dan anggota bisa melaksanakan aktivitas secara sah.

“Olahraga menembak di Kalimantan Timur harus semakin ditingkatkan dengan melakukan pembinaan terhadap atlit-atlit berprestasi dari semua tingkatan sangat perlu dilakukan, dengan tujuan menyamakan visi, persepsi dan interprestasi antara pemerintah daerah, KONI, pengurus cabang, pengurus provinsi dan pengurus pusat, TNI dan POLRI agar memiliki kesamaan dalam pola sikap dan pola tindak” paparnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Sekretaris Daerah Kab. PPU Drs. H. Tohar, MM dalam arahannya mengatakan bahwa dalam sebuah organisasi sering tidak berjalan sesuai tracknya, karena semangat diawal, tetapi tidak punya kemampuan untuk mengorbankan ego dalam kehidupan proyektif. Banyak Organisasi semangat mendirikan namun tidak punya semangat untuk berbagi dan berkorban bagi organisasi itu sendiri.

“oleh karena itu, ketika kita telah menyatakan bersedia bergabung dalam sebuah organisasi, maka disitulah kita harus ada kesediaan dalam diri kita untuk membebankan diri kita, mengorbankan sebagaian kepentingan kita, sebagian ego kita demi kepentingan organisasi” tegas Tohar.

Tohar juga menambahkan bahwa memegang tampuk kepemimpinan organisasi seperti ini, tidak sama dengan jalur komando sebagaimana dalam organisasi-organisasi yang lain. Sulit, tapi bukan berarti tidak bisa.

“kuncinya adalah harus ada kesedian pengurus untuk mengambil sebagian peran dalam rangka kemaslahatan orang banyak terutama kesejahteraan anggota. Dari anggota ada kesediaan dari untuk dikendalikan oleh pengurus dengan catatan bahwa pengurus telah memenuhi kriteria dalam kepengurusannya sebagaimana acuan yang ada dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga” jelas Tohar. (Helena Lin Legi)