Moeldoko Kukuhkan Pengurus Aspeksindo

BALIKPAPAN, Pengurus Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) periode 2018-2022 resmi dikukuhkan oleh Kepala Staf Kepresidenan RI, Moeldoko, Jumat, (22/3) di Hotel Novotel Balikpapan.

Abdul Gafur Mas’ud (AGM) yang juga merupakan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) ini menjabat sebagai Ketua Umum organisasi yang dibentuk Tahun 2017 lalu itu setelah dirinya terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Nasional I, yang digelar di Jakarta pada awal Oktober 2018 lalu.

Dalam pidatonya Moeldoko usai pelantikan mengatakan bahwa sejauh ini dirinya banyak mengetahui dan mendengar daerah di Indonesia lebih besar memiliki wilayah pesisir laut dibandingkan daratannya. Namun pengelolaan wilayah laut yang ada hingga saat ini dianggap tidak masksimal dan tanpa hasil yang memadai.

Hal ini kata Moeldoko bisa saja disebapkan karena hingga saat ini di Indonesia belum memiliki sebuah organisasi yang mampu menggerakkan potensi tersebut. Dengan dibentuknya Aspeksindo ini kata dia, diharapkan mampu menjadi wadah bagi daerah dalam pemanfaatan potensi kelautan yang dimiliki di seluruh Indonesia.
“Saya berharap, Aspeksindo ini mampu menjadi wadah bagi seluruh daerah-daerah di Indonesia khususnya dalam pengelolaan sumberdaya alam yang ada di wilayah pesisir atau lautan kita. Mungkin setelah pelantikan ini pengurus Aspeksindo rame-rame datang ke DPR untuk menyampaikan aspirasinya itu sah-sah saja karena aspirasi memang butuh perjuangan. Untuk itu selamat berjuang bagi pengurus Aspeksindo yang baru saja dilantik. Semoga apa yang dicita-citakan dapat segera terwujud dimasa yang akan datang,” kata Moeldoko.

Sementara itu dalam sambutan perdananya sebagai Ketua umum Aspeksindo, AGM memberikan ucapan selamat kepada semua pengurus yang baru saja dikukuhkan sebagai Pengurus Aspeksindo masa bhakti 2018-2021 tersebut.
“Selamat kepada seluruh pengurus Aspeksindo yang barusaja dilantik. Semoga Pengurus Aspeksindo dapat menjalankan roda organisasi dengan sungguh-sungguh, sehingga dapat memberikan manfaat yang optimal bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat daerah kepulauan dan pesisir di seluruh Indonesia,” kata AGM.

Dikatakan AGM, seperti diketahui bahwa, negara Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.499 pulau dari Sabang hingga Merauke, dengan luas total wilayah Indonesia 7,81 juta kilometer  yang terdiri dari 2,01 juta kilometer daratan, 3,25 juta km2 kilometer lautan, dan 2,55  juta kilometer Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).

Hal ini merupakan anugerah terbesar yang diberikan oleh Tuhan kepada negeri ini, dimana sumber daya pesisir dan lautan yang dimiliki, mempunyai potensi sumber daya alam yang sangat penting, baik hayati maupun non-hayati yang bernilai ekonomis dan ekologis tinggi.
“Guna menjamin keberlanjutan dari sumber daya tersebut, pengelolaannya harus dilakukan secara terencana dan terpadu serta memberikan manfaat yang besar kepada semua stakeholders terutama masyarakat pesisir dan kepulauan,” harapnya.

Melalui Rapat Kerja Nasional I Aspeksindo ini juga kata AGM, permasalahan-permasalahan pengelolaan wilayah kepulauan dan pesisir akan di bahas dan susun bersama agar ke depan pengelolaan wilayah pesisir dan kepulauan menjadi lebih baik serta dapat segera terwujud dan segera diorientasikan sepenuhnya bagi kesejahteraan masyarakat luas.

Selain itu, program dan kebijakan yang akan dibuat juga harus diupayakan dengan adanya efisiensi dalam pemanfaatan ruang dan sumberdaya pesisir, peningkatan pendapatan/kesejahteraan masyarakat pesisir, memberdayakan masyarakat pesisir, dan memperkaya serta meningkatkan mutu sumber daya alam wilayah pesisir dan kepulauan. (Humas6/Helena)