Inspektorat Kemenhub Sidak Pelabuhan di Benuo Taka

Penajam, Jajaran Inspektorat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia, mengelar pengecekan langsung atau inspeksi  ke sejumlah pelabuhan besar di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), termasuk Pelabuhan Benuo Taka milik Pemerintah Kabupaten Penanjam Paser Utara (PPU) yang berada di Kawasan Industri Buluminung (KIB), Rabu, (16/5).

Dalam sidaknya, rombongan Kementerian Perhubungan ini  didampingi langsung oleh Bupati PPU, Yusran Aspar dan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten PPU, Ady Irawan. Pada rangkaian kegiatan rombongan selain meninjau pelabuhan Benuo Taka dari sisi laut, rombongan juga meninjau pelabuhan dari  sisi darat salah satunya adalah pembangunan aset jalan yang menghubungkan pelabuhan menuju jalan utama di Kabupaten PPU.

Bupati PPU Yusran Aspar mengatakan bersyukur bahwa pembangunan di daerah termasuk di Kabupaten PPU selama ini terus memperoleh pantauan dari jajaran pemerintah pusat. Dengan begitu kata dia, diharapkan pemerintah pusat tidak hanya sekedar melihat namun dapat terus memberikan dukungan terhadap pembangunan di daerah tersebut.

“Alhamdulillah setelah memperoleh penjelasan dari kami tentang prospek saat ini dan kedepan  pelabuhan Benuo Taka milik pemda  ini, jajaran Inspektorat Kementerian Perhubungan justru sangat mendukung untuk perluasan pembangunan pelabuhan yang telah kami usulkan tersebut,”kata Yusran Aspar.

Dalam kesempatan itu Kadishub Ady Irawan saat ditemui terpisah mengatakan bahwa jajaran Insfektorat Kementerian Perhubungan melakukan pengecekan atau inpeksi kesejumlah pelabuhan di Kaltim termasuk pelabuhan Benuo Taka karena pihaknya telah memperoleh informasi bahwa pelabuhan yang ada selama ini tidak berjalan dengan baik atau kurang efektif.

Namun setelah memperoleh penjelasan langsung dari Bupati PPU tentang pembangunan pelabuhan Benuo Taka yang ada di kabupaten PPU ini, jajaran Infektorat Kementerian Perhubungan baru mengerti, bahkan memberikan dukungannya.

Dijelaskan Ady Irawan bahwa pelabuhan Benuo Taka milik pemda PPU telah beroperasi lebih dari satu tahun yang lalu  setelah izin pengoperasian sebagai pelabuhan bongkar muat dan pengapalan dari Kementerian Perhubungan telah diterima. Sejak saat itu untuk sementara pelabuhan  diperuntukkan sebagai loading batu bara, pengiriman CPO (crude palm oil) dan sebagainya.

“Sejak saat itu kami optimistis dengan dioperasikannya Pelabuhan Benuo Taka, PAD (pendapatan asli daerah) akan meningkat salah satunya melalui penarikan retribusi pelabuhan yang ada,”kata Ady Irawan.  (NK/Helena/H6)