Bupati Serahkan 451 Unit Alat Pompa Air dan 37 Unit Alsintan

Penajam, Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Yusran Aspar mengatakan, untuk lebih meningkatkan hasil pertanian pangan khususnya persawahan, petani dianjurkan agar melakukan sistem tanam jajar legowo, jangan menanam dengan sistem tabur benih langsung (tabela).

 

Hal ini disampaikan Bupati Yusran saat menyerahkan bantuan 37 unit alat mesin pertanian (alsintan) berupa Ricer Planter (alat penanam padi) dan 451 unit pompa air, di Kantor Penyuluhan Pertanian Lapangan (PPL), Dinas Pertanian Kabupten PPU, didampingi Kepala Dinas Pertanian Joko Dwi Febrianto, Selasa (8/5).

“Penyerahan alsintan kepada kelompok tani ini bukan dilepaskan begitu saja, namun terus mendapatkan pengawalan dan pengawasan dari para PPL. Pengwasan tersebut bertujuan mendampingi para petani agar bisa dan mahir dalam mengoperasikan alsintan tersebut, sehingga diharapkan hasil panen petani meningkat dan lebih baik lagi,” terang Bupati Yusran.

 

Bupati menjelaskan, menanam sistem Tabela memang lebih cepat, namun jika hasilnya hanya mencapai 3 ton per hektare, sedangkan menanam sistem jajar Legowo menggunakan mesin penanam bisa mencapai 8 ton per hektare, mengapa tidak menggunakan mesin penanam.

Kalau ada yang lebih bagus mengapa bukan melakukan yang lebih bagus.

“Saya yakin pertanian di Kabupaten PPU akan semakin maju, manakala memang ditangani secara profesional oleh orang-orang yang memahami persoalan. Tapi, kalau ditangani orang yang tidak memahami persoalan PPU ini ya tentu sulit penanganannya. Terkait pemilihan kepala daerah yang akan datang saya sangat berharap akan tampil kepala daerah yang mengerti dan paham persoalan PPU,” jelasnya.

 

Kepala Dinas Pertanian, Kabupaten PPU Joko Dwi Fetrianto mengatakan, dengan penyerahkan alsintan ini kepada petani, target luas tanam tahun ini harus mencapai lebih dari 21 ribu hektare.

“Alhamdulillah persediaan kebutuhan pangan di Kabupaten PPU kondisinya surplus mencapai angka lebih dari 50 persen. Dengan penggunaan alsintan ini harapan kita produksi hasil pertanian kita akan lebih baik lagi,” harap Joko. (BP/Helena)