Bupati Safari Ramadhan di Mesjid Jami PT. WKP

Penajam, Rangkaian pelaksanaan kegiatan Safari Ramadhan 1439 H yang digelar Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berjalan. Putaran kelima pelaksanaan kegiatan ini, Bupati PPU Yusran Aspar dan rombongan melakukan kegiatan buka puasa bersama di Masjid Jami  PT. WKP Kecamatan Waru.

Bupati dan rombongan diterima langsung oleh jajaran Manejemen Perusahaan  kelapa sawit terbesar di PPU ini sekira pukul 17.00 Wita, dilanjutkan berbuka bersama, shalat magrib, shalat Isya dan shalat tarawih berjamaah,  Senin, (4/6).

Disela-sela kegiatan itu Bupati PPU, Yusran Aspar mengatakan bersyukur dapat melakukan kegiatan silaturahmi tersebut, khususnya bersama jajaran perusahaan PT WKP yang bberada di Kecamatan Waru itu. Namun lanjut dia, pelaksanaan Safari Ramadhan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah Kabupaten PPU sangat terbatas sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan kegiatan yang sama disemua perusahaan yang ada di PPU.

“Alhamdulillah kami bersyukur dapat melaksanakan silaturahmi bersama jajaran PT WKP yang berada di Kecamatan Waru ini. Namun kami juga menyampaikan permohonan maaf jika dalam pelaksanaannya Safari Ramadhan  tidak dapat menjangkau ke semua perusahaan atau lingkungan masyarakat PPU karena waktu yang sangat terbatas ini,” pinta Yusran.

Yusran Aspar menyadari bahwa peran perusahaan di daerah sanganatlah membatu bagi masyarakat. Dengan adanya perusahaan disuatu daerah, akan membawa kemajuan terhadap daerah tersebut. Tak terkecuali peran PT WKP dalam mewujudkan pembangunan khususnya di Kecamatan Waru.

“Untuk itu  melalui kegiatan ini, kami ingin menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh perusahaan di PPU yang telah berperan aktip dalam memberikan kemajuan bagi daerah, khususnya kepada jajaran PT WKP ini,” ungkap Yusran Aspar.

Diakuinya potensi Sumber Daya Alam (SDA)  daerah yang dimiliki oleh PPU saat ini masih sangat berlimpah. Semua itu tentunya kata Yusran Aspar silahkan agar dapat dimanfaatkan dan dimemaksimalkan untuk kesejahteraan seluruh masyarakat PPU. Apalagi saat ini semua daerah di Indonesia sedang mengalami krisis global atau devisit anggaran secara besar-besaran termasuk di Kabupaten PPU tentunya peran aktif perusahaan di daerah sangat membantu pemerintah daerah.

“Dalam kondisi seperti saat ini  peran aktif perusahaan memang sangat dibutuhkan dalam lingkungan masyarakat, misalkan perusahaan memberikan program pendidikan gratis bagi masyarakat sekitar, perbaikan jalan bagi masyarakat, bantuan pengobatan gratis dan sebagainya  sehingga  semua pihak saling diuntungkan. Perusahaan berjalan dengan tenang masyarakatpun senang dibuatnya,” terangnya.

Saat ini lanjutnya, bahwa dirinya sebagai bupati PPU telah dipenghujung masa jabatan. Ia bersyukur telah mampu membawa perubahan besar terhadap Kabupaten muda di Kaltim ini. Bahkan diusia yang masih sangat muda Kabupaten PPU mampu berprestasi sejajar bahkan lebih dengan Kabupaten/Kota di Kaltim yang usianya terpaut sangat jauh dengan PPU.

Beberapa contoh, belum lama ini PPU telah memperoleh bintang satu atau kategori sangat tinggi dalam penyusunan laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah (LPPD) untuk tahun anggaran 2017.  Kemudian dalam persoalan pengelolaan keuangan daerah Kabupaten PPU telah memperoleh predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kalimantan Timur dua tahun secara berturut-turut serta masih banyak lagi prestasi yang merupakan penilaian dari luar daerah.

“Kalau persoalan pastilah ada di daerah manapun itu tidak dapat dipungkiri. Yang jelas semua patut kita syukuri saat ini Kabupaten PPU telah jauh berubah. Dengan kondisi daerah devisit seperti saat ini kita masih mampu membangun daerah dengan baik,” pungkasnya.

Sebelumnya pelaksanaan Safari Ramadhan juga telah dilaksanakan di Masjid Al-Irsyad Kecamatan Waru. Dalam kegiatan itu juga dihadiri oleh Bupati PPU, Yusran Aspar, Sekretaris Daerah, Tohar dan unsur pimpinan dilingkungan Pemkab PPU. Pemerintah daerah juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada  masyarakat yang berhak, diserahkan oleh Sekkab PPU, Tohar. (Helena/Humas6)