Bupati Minta Masyarakat dan Pers Promosikan Festival Seni Budaya NONDOI 2018

PENAJAM-Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Abdul Gafur Mas’ud (AGM) meminta even seni budaya  Festival Seni dan Budaya “NONDOI” harus dilaksanakan semeriah mungkin. Hal tersebut diungkapkan AGM saat menerima kedatangan tokoh-tokoh Lembaga Adat Paser Kab. PPU, Kamis (18/10) di ruang kerjanya.

“Kami sudah bertemu dengan Ketua Lembaga Adat Paser Kab. PPU dan beberapa tokoh Adat Paser lainnya, mereka datang untuk menyampaikan rencana acara “NONDOI” yang dijadwalkan pada tanggal 6 – 16 November 2018.” ungkap Bupati.

Dalam pertemuan pada hari itu, seorang Mulung menjelaskan tentang apa itu “Belian Paser” bahwa semua merupakan intisari dari bagaimana Masyarakat Suku Paser menyatu dan menghargai Sang Pencipta beserta alam dan segala isinya. Kita dihidup dialam ini, kita harus mengenal tanda-tanda/petunjuk/signal yang merupakan bahasa alam. Apa yang harus kita lakukan, apa yang tidak boleh kita lakukan. Kapan akan terjadi sesuatu, apa yang terjadi, bagaimana cara mengatasi suatu persoalan, alam sebenarnya sudah memberikan isyarat dan petunjuk.

“Budaya harus terus di hidupkan, karena negara kita kaya akan budaya, bahasa dan agama. Apapun itu, saya mendukung selama itu selaras dengan Syari’at Islam. Kalaupun ada hewan Qurban, silahkan dipotong, tapi untuk kita makan bersama sebagai ungkapan rasa syukur.  Bukan untuk dipersembahkan kepada hal-hal gaib” Pinta Bupati.

Bupati juga menghimbau kepada seluruh Masyarakat yang ikut berkecimpung diacara NONDOI dan juga teman-teman pers agar bisa mempromosikan Festival Seni dan Budaya “NONDOI” ini, supaya bisa dikenal di kancah nasional bahkan internasional, agar bisa menjadi destinasi wisata budaya di PPU. (Helena)