Bupati Buka Acara Nondoi 2018

Penajam, Festival Seni dan Budaya Belian Adat Paser “NONDOI” kembali di gelar. Even kebanggaan Masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ini dibuka oleh Bupati PPU, Jumat (16/11) di Halaman Pasar Pakot Tuo Ono Nenang dan dihadiri oleh Kapolres PPU Sabil Umar, Dandim 0913/PPU Mahmud, Ketua DPRD Nanang Alie, Ketua Umum DPP Lembaga Adat Paser Arbain M Noor, Pemangku Adat Kesultanan Paser HM. Natsir, Ketua Persekutuan Dayak Kalimantan Timur Cabang Balikpapan Lampang Bilung, sejumlah Kepala SKPD/BUMN dan BUMD serta tamu undangan lainnya diawali dengan Atraksi Kuntaw Paser dan Tari Arang Juata serta pemasangan Gitang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata PPU Tita Deritayati selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa kegiatan Nondoi terselenggara atas kerjasama Pemerintah Daerah PPU dengan Lembaga Adat Paser PPU, dan anggaran kegiatan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018 dengan nilai kurang lebih 200 juta rupiah.

“kami juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi menyukseskan acara ini.” ucap Tita

Ditempat yang sama, Bupati PPU H. Abdul Gafur Mas’ud, SE (AGM) dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah sangat mendukung dengan terselenggaranya kegiatan Nondoi ini.

“Festival Nondoi sarana bagi masyarakat luar untuk mengaspresiasi budaya paser sehingga masyarakat luar daerah dan tertarik datang ke PPU,” kata AGM.

“Kami sangat mendukung kegiatan Nondoi ini, menjadi satu kegiatan yang mengisi kalender event wisata di PPU kerena kegiatan ini dapat menjadi jendela untuk melihat kekayaan khasanah budaya dan potensi daya tarik wisata secara umum yang ada di PPU,” tambahnya.

Lanjut AGM pembangunan tidak semata-mata modal fisik dan finansial, melainkan juga modal sosial berupa kehidupan kebudayaan yang harmonis sehingga masyarakat merasa bangga atas indentitas mereka.

“Tentunya hal ini perlu kerjasama dari semua pihak untuk terus melakukan pelestarian budaya yang ada di daerah kita ini dan peran seluruh warga untuk ikut mempromosikan kegiatan kegiatan budaya yang ada di daerah,” harap AGM.

Setelah selesai membuka acara, AGM mendapat gelar kehormatan dari Lembaga Adat Paser yaitu “Kakah Demong Agong Natanegara 1 Tana Paser Utara”. (Helena)