BNK PPU Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba

PENAJAM – Momentum Hari Anti Narkoba Internasional, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Penajam Paser Utara (PPU) menggelar penyuluhan Narkoba kepada pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat, kegiatan tersebut berlangsung di aula lantai 1 Kantor Bupati PPU.

 

Kegiatan tersebut mengusung tema Menyatukan dan Menggerakan seluruh kekuatan bangsa dalam perang melawan Narkoba untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat tanpa Narkoba.

 

Pada kesempatan tersebut, Sekertariat Daerah (Sekda) PPU Tohar pada sambutannya mengatakan peringatan hari narkoba ini merupakan momentum Paradok.

“Barangkali kita harus melihat lebih jauh lagi dari tema yang terpampang dihadapan kita, ketika kita melihat kemajuan suatu bangsa akan ditelisik apa dan siapa, kalau kita melancong keluar negeri ternyata diluar sana teknologinya sudah luar biasa, ketika kita telisik adalah sumber daya manusianya memang berkualitas,” ujarnya.

 

Ia juga mengatakan kejayaan suatu bangsa itu akan ditentukan seberapa berkualitasnya sumber daya manusia yang memiliki kompetensin dan berapliasi pada bangsa itu, teknologi suatu negara yang menggambarkan betapa hebatnya negara tersebut adalah dari sumber daya yang dimiliki.

 

Selain itu, Tohar juga mengatakan jumlah penduduk Indonesia saat ini telah mencapai lebih kurang 240 juta jiwa, kalau generasi saat ini merupakan angkatan yang produktif, maka bangsa ini hanya memiliki sumber daya manusia yang banyak, namun tidak memiliki kompetensi.

“Mari kita upayakan secara maksimal dalam rangka memberikan fasilitas yang memadai terhadap putra – putri kita dan terhadap negeri kita, berupaya dengan penuh harapan serta keuletan dimulai dari hari ini dalam membangun kapasitas dan kompetensi bangsa kita,” jelasnya.

 

Kesempatan yang sama, Sekertaris BNK PPU, Herlambang mengungkapkan berdasarkan data menunjukkan pengguna narkoba cenderung menurun dari tahun 2017 lalu hingga kini.

“Meski begitu, kita tidak boleh lengah karena para ketergantungan perlu penanganan khusus, untuk itu selain perangkat yang ada BNK telah menggandeng beberapa perusahaan sebagai mitra untuk memberikan penyuluhan narkoba dan test urine kepada generasi muda,” tuturnya.

 

Ditambahkannya, kedepannya BNK PPU akan membuat MoU dengan beberapa sekolah, selain itu akan dilalakukan test urine terhadap ASN  dilingkungan Pemkab PPU dan Polres PPU.

“Kami sampaikan terima kasih kepada segenap SKPD agar mendaftarkan diri untuk mengikuti test urine dalam pelaksanaan anjuran dari Sekda PPU selaku pembina kepegawaian,” pungkasnya. (Fadli/Helena Lin Legi)