WTP MARIDAN DIRESMIKAN BUPATI

Maridan, Allah telah memberikan keberkahan bagi masyarakat Kelurahan Maridan, sumber kehidupan berupa air bersih. Instalasi Pengolahan Air minum merupakan sumber bagi kehidupan, seperti yang telah didiskusikan ketika para menteri datang ke PPU yang banyak dibicarakan adalah masalah air, salah satunya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) meminta untuk wilayah Calon Ibukota RI yang baru dimana air bersih yang disalurkan ke masyarakata harus langsung bisa dikonsumsi.

Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Abdul Gafur Mas’ud mengatakan hal itu saat meresmikan Water Treatment Plant (WTP), di Kelurahan Maridan, Kecamatan Sepaku Senin (7/10),

”maka Pemerintah Kabupaten PPU khususnya PDAM di PPU bersiap dan memikirkan bagaimana agar bisa mengimplementasikan apa yang digagas oleh Kepala Bappenas tersebut, ini merupakan kebutuhan dasar yang harus kita lakukan di PPU yaitu air minum yang disalurkan ke masyarakat,” ungkap Gapur.

Dikatakannya, sebagaimana Jaringan gas yang telah terpasang di Penajam sebanyuak 4.260 sambungan rumah yang mana masyarakat tidak lagi membeli gas tabung 3 kilogram,

”ini harus kita lakukan sebagai solusi bagi masyarakat supaya tak ada lagi keluhan dengan kelangkaan gas LPG, dengan akan dibangunnya Ibukota Negara RI di Kabupaten PPU, ini samasekali tidak disangka seperti yang telah ditetapkan Presiden Joko Widodo bahwa pemerintahan dan Ibukota Negara RI berada di wilayah Kabupaten PPU yang titiknya berada di Kecamatan Sepaku. Sebagai pemegang amanah, selaku Bupati, saya berpesan dalam rangka penetapan sebagai wilayah Ibu Kota Negara (IKN) maka saya berpesan bahwa instalasi PDAM dan semua Sumber daya alam kita, apakah itu dari air, tumbuhan dan pemberian tanah yang subur, seperti batubara sekarang lagi kita fikirkan dan kita diskusikan, apakah manfaatnya banyak atau tidak karena pedapatan asli daerah kita masih berada pada angka Rp 34 miliar, jadi tidak akan cukup untuk membangun infrastruktur di PPU. Dengan penetapan IKN ini kita  patut bersykur, saya jamin 3 tahun kedepan air yang mengalir sudah dapat lengsung diminum seperti halnya yang ada di negara-negara luar, demikian pula dengan gasnya,” terang Bupati.

Dikesempatan yang sama Plt Dinas PU-PR H Tohar mengatakan pembangunan WTP merupakan bagian dari kegiatan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Dinas PUPR) Kabupaten PPU yang kini telah diresmikan, dengan demikian diharapkan hasil dan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat Kelurahan Maridan.

Tohar dalam laporannya menyebutkan WTP yang diresmikan memiliki kapasitas 10 liter perdetik, sambungan rumah yang telah terpasang sebanyak 186 SR, menurut perhitungan tehnis kondisi ini masih memungkinkan untuk dikembangkan lebih lanjut lagi, seluruh tahapan pembangunan telah rampung dan siap dioperasikan karena Dinas PU-PR hanya bisa mengkordinasikan kegiatan pembangunan, sementara komptensi pendistribusian air berada di wilayah manajemen PDAM.

“Maka setelah ini akan menjadi tanggungjawab manajemen PDAM, harapan kita kepada manjemen PDAM kiranya fasilitas yang telah dibangun disamping dioperasionalkan seoptimal mungkin sehingga  manfaatannya  bagi kepentingan masyarakat kita disekitar. Unit PDAM ini bisa dijaga dengan sebaik-baiknya sehingga fasilitas ini memiliki nilai ekonomis dalam waktu yang cukup panjang sehingga menjadi investasi pemerintah daerah dan bisa menunjang bagi kemakmuran masyarakat yang telah ditunggu kehadirannya bagi masyarakat,” tambahnya.

Direktur PDAM Kabupaten PPU Abdul Rasyid menjelaskan, Pelayanan air bersih bagi masyarakat sudah bisa terlayani, dalam waktu dekat ini PDAM masih memiliki cadangan sekitar 700 SR untuk WTP yang baru diresmikan Bupati PPU, sekarang baru terpasang 186 SR dengan kafasitas 10 liter perdetik bisa setara dengan 800 sambungan rumah.

“Kedepannya kita akan lakukan pemasangan pada target 700 SR yang baru, kita berharap seperti yang disampaikan Bupati, setiap kecamatan punya unit masing-masing, paling tidak untuk 4 tahun kedepan PDAM mampu hasilkan kapasitas 200 liter perdetik, dimasing-masing kecamatan, harapan Bupati untuk 5 tahun mendatang kita harus punya WTP yang airnya bisa langsung diminum,” tutupnya (humas8/Helena).

About admin

Kasi Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Kab. Penajam Paser Utara

View all posts by admin →