PEMKAB PPU KELUARKAN PERBUP 22/2019 GUNA WASDAL JUAL BELI LAHAN

PENAJAM- Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Masud (AGM) telah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) dengan Nomor 22 Tahun 2019 untuk mengatur pengawasan dan pengendalian transaksi jual beli tanah di wilayahnya menyikapi rencana pemindahan ibu kota negara.

Dijelaskan AGM seperti diketahui ibu kota negara yang ada di Jakarta dimana penduduk asli yakni suku betawi makin lama semakin hilang dan terpinggirkan karena faktor kebiasaan salah satunya menjual lahan. Warga PPU tentu punya keturunan, jangan sampai kita seperti halnya penduduk asli di Jakarta.

“Maka dari itu saya mengeluarkan Perbup agar bagaimana kita dalam membantu negara ini agar tidak banyak makelar tanah yang mengambil keuntungan besar dari negara kita apalagi itu orang luar atau orang asing,” kata AGM, Selasa (1/10).

Lanjut dikatakan AGM dengan terbitnya Perbup ini bisa mengawal penduduk asli di Kabupaten PPU. Melihat waktu terus berjalan AGM menambahkan dan tentu saja punya penerus atau keturunan  tidak menjadi penonton di kemudian hari. Perbup mulai berlaku saat ini, pihaknya juga mengancing agar masyarakat tidak semena-mena menjual dan harus diketahui kepala daerah.

“Kabupaten kita mempunyai tata ruang dimana nantinya Kabupaten PPU tidak seperti kota besar lainnya, contohnya Singapura mempunyai penataan kota yang bagus tapi dia tidak mempunyai ketahanan pangan, kita ini ingin di PPU ketahanan pangannya bagus SDMnya bagus dan ekonominya juga bagus, itulah alasan saya mengeluarkan Perbup,” lanjutnya.

Tambah AGM terkait Perbup tanah, hal ini sudah pernah di implementasikan di Yogyakarta dan Bali dimana masyarakat di dua kota tersebut tidak ada yang semena-mena menjual lahan yang mereka punya. Mereka lakukan kerjasama atau investasi tanah mereka kepada investor, maka dari itu ekonomi masyarakat di dua kota tersebut maju tidak seperti halnya masyarakat di sebagain kota-kota besar yang ada di indonesia.

“Kita harus bersyukur kepada Allah SWT karena ibu kota negara pindah ke PPU, saya himbau kepada masyarakat jangan sampai salah persepsi, saya selaku bupati merasa bertanggung kepada genarasi penerus khususnya yang ada di PPU,jangan sampai di kemudian hari hanya jadi penonton dan semoga generasi penerus menjadi SDM yang unggul dan berahlak mulia serta membawa kejayaan untuk NKRI,” pungkasnya. (HPPU/Helena)

About admin

Kasi Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Kab. Penajam Paser Utara

View all posts by admin →