PEDULI KEARIFAN LOKAL, BUPATI WAJIBKAN MULOK BAHASA PASER DISEKOLAH-SEKOLAH

Penajam, Sebagai Bentuk Apresisasi Pemerintah Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (Kab. PPU) terhadap Kearifan Lokal Masyarakat Adat Paser sebagai wujud Implementasi Pasal 4 Ayat 2 Point f Perda Nomor 2 Tahun 2017 tentang Pelestarian dan Perlindungan Adat Paser, Pemerintah Kab. PPU mewajibkan agar Kurikulum Muatan Bahasa Paser pada Lembaga Pendidikan Formal di Kab. PPU.

Hal ini disampaikan oleh Bupati PPU H. Abdul Gafur Mas’ud, SE saat memberikan sambutan pada kegiatan Kunjungan Kerja di Desa Rintik Kecamatan Babulu, Senin (12/8).
“Kami memberikan muatan lokal Bahasa Paser. Wajib, karena dimana kaki dipijak, disitu langit dijunjung” ungkap Bupati.

Seperti diketahui, Adat Paser telah ditetapkan sebagai unsur Budaya Khas Kab. PPU. Dan beberapa hal lainnya sebagai perwujudan apresiasi Pemerintah Daerah Kab. PPU terhadap Kaerifan Lokal Budaya Adat Paser adalah telah merumuskan ornamen Mas Togok untuk setiap bangunan pemerintah dan fasilitas umum lainnya, pembangunan Kuta Adat Paser Rakan Tatau Kab. PPU yang telah dimulai pembangunannya sejak 2018 lalu, penamaan gedung/bangunan Pemerintah serta penamaan beberapa Badan Layanan Umum Daerah yang telah menggunakan nama-nama Pahlawan Suku Paser dan Bahasa Paser seperti Rumah Sakit Umum Ratu Aji Putri Botung, PDAM Danum Taka, Stadion Panglima Sentik, Pasar Induk Nenang Pakot Tuo Ono, Dome Anden Oko serta penyelanggaran Festival Belian Adat Paser Nondoi setiap tahun sejak tahun 2014 yang kini menjadi even kebanggan Masyarakat Kab. PPU. (Helena)

About admin

Kasi Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Kab. Penajam Paser Utara

View all posts by admin →