SAFARI BENUO TAKA 2019 : DESA RINTIK

Penajam, Kunjungan Kerja putaran terakhir untuk Kecamatan Babulu pada hari ini, Senin (12/8) berlangsung di Desa Rintik, dan dihadiri langsung oleh Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H. Abdul Gafur Mas’ud, SE dan Wakil Buoati Ir. H. Hamdam didampingi oleh Kepala Dinas Kominfo PPU Budi Santoso, Kepala DPMPD Dul Azis, Kepala Dinas Kesehatan Arnold Wayong, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Surito, Camat Babulu serta unsur OPD dilingkungan Pemerintah Kab. PPU.

Bupati dalam sambutannya mengatakan, karena Desa Rintik merupakan pintu gerbang perbatasan dengan Kabupaten lain, maka kedepan akan diupayakan untuk pembuatan jalan 2 jalur dan pintu gerbang yang lebih baik agar PPU bisa terlihat lebih maju.

Bupati juga menyampaikan bahwa untuk mewujudkan Kab. PPU yang Religius, Pemerintah akan memberikan beasiswa bagi anak-anak sekolah yang tahfiz Qur’an 30 Juz bagi yang muslim, dan bagi yang hafal Injil dan kita-kitab lainnya sesuai dengan agama yang ada di PPU akan disesuaikan

“Pemberian beasiswa ini akan dilakukan sesuai dengan mekanisme dan seleksi yang ketat. Dan akan di berikan kepada anak-anak tersebut hingga tamat kuliah. Bukan saja untuk yang beragama Muslim, tapi juga untuk Agama lainnya dan akan kita kaji sesuai agama masing-masing, karena kata Religius adalah untuk semua Agama yang ada di PPU” jelas Bupati.

Terkait dengan jaminan kesehatan, Bupati menjelaskan bahwa peserta BPJS Mandiri yang telah lama menunggak, agar segera mendaftarkan peralihan ke BPJS PBI-APBD agar ke depan tidak ada permasalahan jika membutuhkan jaminan kesehatan ketika sakit.

“Segala tunggakan akan di tanggung oleh Pemerintah Kab. PPU. Jadi tolong bagi yang nunggak agar segera melakukan peralihan. Karenan jika sakit baru diajukan peralihan, maka harus nunggu 40 hari masa aktif, otomatis biaya rumah sakit harus ditanggung sendiri” kata Bupati.

Ada satu hal penting yang disampaikan oleh Bupati saat kunjungan kerja pada hari ini, yaitu tentang Muatan Lokal Bahasa Paser pada pendidikan formal di PPU.

“Kami memberikan muatan lokal Bahasa Paser. Wajib, karena dimana kaki dipijak, disitu langit dijunjung” ungkap Bupati.

Bupati juga menambahkan, bahwa kedepan akan dilakukan penegasan-penegasan terhadap perijinan-perijinan yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara, baik perijinan yang dikeluarkan oleh Pemkab PPU, maupun yang dikeluarkan oleh pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.
“Ijin-ijin yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat harus berkoordinasi dengan pemerintah Kab. PPU. Jangan sampai kita yang menerima imbas kurang baik dari perijinan-perijinan tersebut.” Pungkas Bupati. (Helena)

About admin

Kasi Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Kab. Penajam Paser Utara

View all posts by admin →