91 Guru Ikuti Workshop Guru Menulis

Penajam, Sebanyak 91 Guru di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah mengikuti workshop Guru Menulis. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Marjani.

Dalam sambutannya Marjani menyampaikan bahwa teori bisa dituangkan kedalam tulisan dan Workshop ini salah satu cara untuk menggalakkan gerakan literasi yang sudah dicanangkan oleh Dirjen Pendidikan Dasar Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, yang mana kegiatan serupa sebelumya telah dilangsungkan pada 10 Maret 2018 di SMKN 2 Penajam.

Adapun yang menjadi peserta Pelatihan Guru menulis ini adalah sejumlah Guru, kepala sekolah, Kabid Dikdas, bahkan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten PPU pun tak ketinggalan.

“Semoga dengan diadakannya Pelatihan Guru menulis ini dapat menambah wawasan keilmuan guru-guru di kabupaten Penajam Paser Utara terkait Guru menulis” harap Marjani.

Selain materi guru menulis dirangkai pula dengan acara antaralain paparan Materi Guru menulis oleh pemateri Awaluddin Syahdad dilanjutkan dengan pelatihan menulis dan peserta praktek langsung bagaimana cara menulis buku fiksi dan non fiksi.

Sebelum memulai kegitan terlebih dahulu para peserta melepaskan rantai gajah. Rantai gajah yang dimaksud adalah mitos, dimana menulis itu sulit, Namun dengan mematahkan mitos tersebut akhirnya peserta lega bahwa menulis itu tidak sulit, terbukti ketika Awaluddin Syahdad memberikan tugas K3.

“Karakter yang paling aku banget di setiap peserta mereka langsung dapat membuat 3 paragaf sesuai yang diminta mentor” terang Awaluddin.

Awaluddin Syahdad selaku Pemateri Pelatihan Guru menulis mengatakan guru di era modern seperti sekarang ini sangat penting belajar mengenai Guru menulis/melek menulis karna akan menjadikan solusi cerdas menuangkan idenya di dalam tulisan.
“Dengan diadakannya pelatihan Guru menulis ini adalah salah satu satu solusi agar Guru paham dengan dunia Guru menulis sehingga Guru bisa memanfaatkan media massa seperti media cetak dan media online untuk menyalurkan aspirasi atau gagasan-gagasan guru selaku agen pembelajaran. Hingga peserta workshop diharapkan dapat menghasilkan satu buku satu guru, uajr Syahdad. (humas8/Helena)