BAZAR BUKU BULAN GEMAR MEMBACA DI GELAR DI PPU

Penajam, Diskominfo – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (Kab. PPU) bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Kalimantan Timur dan Ar-Riyadh Production menggelar Bazar Buku Penajam Paser Utara dalam rangka memperingati Hari Kunjungan Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca Tahun 2017 dengan tema “Gerakan Penajam Paser Utara Membaca”.

 

 

Kegiatan dibuka oleh Wakil Bupati Penajam Paser Utara di Aula Kompleks Islamic Center Kab. PPU, Senin, (4/9) dan dihadiri oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Kalimantan Timur Bapak Dr. Ir. HM. Aswin, MM, Sekretaris Daerah Kab. PPU Drs. H. Tohar, MM, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindundungan Anak dan Keluarga Berencana Ibu Riviana Noor, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Bapak Dul Azis, Kepala Dinas  Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Bapak Yogyana, Kepala Perikanan Bapak Abbas Chalid, Kepala Dinas Perhubungan Ady Irawan,

 

  

 

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menegah, Perindustrian dan Perdagangan Bapak Sutrisno, Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kab. PPU Andi Trisaldy, Kabag Kesejahteraan Rakyat Bapak Herlambang, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bapak Yahya, Ibu Wakil Bupati PPU Hj. Yuli Magfirah dan sejumlah Kepala SKPD dan Kepala Desa di lingkungan Kab. PPU dan Kabupaten Paser.

 

 

Dalam sambutannya Wakil Bupati PPU Mustaqim mengatakan bahwa kemampuan mebaca dan minat membaca yang tinggi merupakan modal dasar untuk keberhasilan anak dalam berbagai mata pelajaran. Oleh karena itu, masalah  inat membaca merupakan persoalan yang sangat penting dalam pendidikan karena anak-anak akan berprestasi disekolah dengan rajin mebaca dan bahkan sebaliknya anak yang minat bacanya rendah maka rendah pula prestasinya.

“Pemerintah harus terus menerus mencerdaskan kehidupan bangsa melalui budaya gemar membaca melalui pengembangan dan pendayagunaan perpustakaan.” harap Mustaqim.

 

 

Menurutnya, kecandunan teknologi membuat banyak orang lebih nyaman berinteraksi dengan dunia maya dibandingkan dengan kegiatan disekelilingnya, termasuk membaca. Interkasi dalam dunia maya seakan nyata, sebaliknya, interaksi dalam dunia nyata hanya angan belaka.

“Jadikanlah perpustakaan, buku dan kegiatan membaca sebagai sahabat terbaik bagi keluarga dan masyarakat. Tidak semua masyarakat bisa merasakan pendidikan formal, tetapi semua orang bisa memanfaatkan perpustakaan karena perpustakaan adalah tempat belajar sepanjang hayat atau Long Life Learning” tegasnya.

 

 

Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Kalimantan Timur HM. Aswin mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bagus dan baik sekali dengan antusiasme peserta dan pengunjung yang cukup banyak.

“selama ini masyakat kita terbiasa dengan budaya tutur atau lisan saja. Namun sekarang kita bisa melihat langsung kepada cerita yang tercetak. Kelemahan budaya tutur adalah selalu berubah-berubah ceritanya.” Ungkap Aswin

 

 

 

Aswin juga menjelaskan bahwa dalam rangkaian kegiatan ini, pihaknya terus mengupayakan perpustakaan di desa-desa yang ada di Provinsi Kalimantan Timur, diantaranya saat ini telah diserahkan bantuan buku kepada 30 Desa yang ada di Kab. PPU dan Kabupaten Paser sebanyak 1000 exemplar untuk setiap desa.

“dan ini adalah untuk memancing supaya masyarakat tertarik untuk membaca. Dan saya berharap agar Masyarakat Kab. PPU belajar cara membaca cepat. Karena salah satu kelemahan kita malas membaca itu adalah terbuang waktu yang sangat banyak. Tapi jika sudah bisa membaca cepat, dan kemudian bisa mencari manfaat dari membaca itu bisa bermanfaat untuk kehidupan nyata.” Pungkas Aswin.

 

 

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kab. PPU Bapak M. Ridwan Effendi menjelaskna tujuan dilaksanakannya kegiatan ini, Sosialisasi Bulan Gemar Membaca dan Hari Kunjungan Perpustakaan.

“Sebagai mana kita ketahui bahwa Masyarakat kita umumnya masih awam dengan perpustakaan. Apalagi untuk mengembangkan minat baca. Oleh karena itu disamping menggelar bazar ini, kami juga melayani perpustakaan tingkat desa dengan mengoperasikan mobil perpustakaan keliling.” ungkapnya.

 

 

Ridwan Effendi juga menjelaskan bahwa pemberdayaan Komunitas-Komunitas Gemar Membaca merupakan sebuah cara efektiv dalam membangkitkan budaya gemar membaca. Untuk kedepannya agar komunitas-komunitas yang ada agar lebih bisa menginspirasi masyarakat untuk lebih giat dan menumbuh kembangkan minat membaca. Ia menambahkan, selain Bazar Buku, pihaknya juga menyediakan perpustakaan dan literasi gratis bagi mahasiswa yang membutuhkan bahan-bahan pembuatan skripsi.

“Silahkan datang kesini, kami buka setiap hari mulai jam 08.00 Wita – 21.00 Wita. Bagi mahasiswa yang membutuhkan bahan-bahan literasi dan memerlukan bimbingan pustakawan, kami menyediakan konsultasi dan bimbingan secara gratis. “ tutupnya. (Helena)